Senin, April 19

Kronologi Kiper Madura United Pakai Rompi Ketika Lawan PSS Sleman

Kronologi Kiper Madura United Pakai Rompi Ketika Lawan PSS Sleman – Saat set ke-2 berjalan Ridho telah tak lagi memakai rompi. Panorama tidak wajar terjadi saat laga Group C yang menghadapkan Madura United versi PSS Sleman. Penjaga gawang Laskar Sape Kerrab Muhammad Ridho, memakai rompi untuk melapis jersey yang dikenainya.

Ridho mau tak mau menggunakan rompi warna merah jambu. Pemicunya karena warna hijau di jersey yang dipakainya seirama dengan punya pemain PSS.

Kondisi yang menerpa Ridho itu semestinya dapat tidak ada. Seandainya cara dapat menikmati main slot online terpercaya, Madura United bawa jersey kiper yang berwarna bukan hijau di laga melawan PSS.

Kronologi Kiper Madura United Pakai Rompi Ketika Lawan PSS Sleman

Kiper Madura United Pakai Rompi

“Di manager rapat disebutkan, penjaga gawang [Madura United] gunakan hijau. Tetapi mengapa ini hari musuh gunakan hijau, lalu saya gunakan hijau. Saya bingung hingga harus gunakan rompi,” kata Ridho Alvino Hanafi dari Goal Indonesia.

“Kelirunya kami salah tidak ada rencana B atau mengantisipasi justru cuman bawa jersey yang hijau saja,” pemain sepak bola berumur 28 tahun itu menambah.

Saat set ke-2 berjalan Ridho telah tak lagi memakai rompi. Situs Slot Terpercaya Dia tampil menggunakan jersey penjaga gawang Madura United yang berwarna berbeda dengan pemain PSS.

“Pada akhirnya di set ke-2 saya tukar jersey penjaga gawang warna kuning karena kitman balik ke hotel dahulu untuk mengambil jersey itu,” sebut bekas pemain Borneo FC itu.

Selanjutnya Ridho menjelaskan fokusnya sedikit terusik dengan memakai rompi. Dia nyaris kecolongan karena lakukan blunder saat memperhitungkan bola.

Artikel diteruskan di bawah ini “Setahun lebih tidak persaingan atau berlaga di tingkat yang tinggi hingga ada rasa grogi apa lagi barusan laga pertama. Selanjutnya mengenai peristiwa rompi, Situs Slot Terlengkap banyak yang peringatkan tidak boleh dipengaruhi dan masih fokus tetapi ujungnya demikian [terjadi blunder,” katanya.

“Berasa aneh [pakai rompi], terasanya seperti pemain pengganti tetapi di atas lapangan, terasanya seperti penjaga gawang futsal yang mainkan taktik power play. Alhamdulillah set ke-2 tukar jersey dan team dapat kembali tetapi masih saya harus instropeksi dan di depan lebih bagus kembali,” dia meneruskan.

Dalam laga itu Madura United sukses menuai point penuh. Pasukan Rahmad Darmawan menaklukkan PSS dengan score 2-1, di Stadion Sang Jalak Harupat, Bandung, Selasa (23/3).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *